Home » » KATA-KATA MUTIARA CINTA DAN PERSAHABATAN ISLAMI

KATA-KATA MUTIARA CINTA DAN PERSAHABATAN ISLAMI

www.deftutorial.com
Berikut ini adalah kata-kata mutiara tentang cinta dan persahabatan dari beberapa tokoh muslim ternama. Mudah-mudahan kita dapat mengambil pelajarannya. Aamiin.
  1. “Engkau berbuat durhaka kepada Allah, padahal engkau mengaku cinta kepada-Nya? Sungguh aneh keadaan seperti ini. Andai kecintaanmu itu tulus, tentu engkau akan taa kepada-Nya. Karena sesungguhnya, orang yang mencintai itu tentu selalu taat kepada yang ia cintai.” (A’idh al-Qarni)
  2.  “Orang yang cinta kepada Allah akan minum dari gelas kecintaan dan bumi menjadi sempit baginya. Ya, dia menganal Allah dengan penuh makrifat kepada-Nya, tenggelam di samudra rindu kepada-Nya dan merasa asyik bermunajat kepada-Nya.” (Asy-Syubali)
  3. “Cintailah kekasihmu sekadarnya saja siapa tahu nanti akan jadi musuhmu. Dan bencilah musuhmu sekadarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi kekasihmu.” (Ali bin Abi Thalib)
  4. “Orang yang makrifat kepaada Allah, maka ia terikat dengan cintanya, hatinya bisa melihat dan amal ibadahnya selalu bertambah banyak kepada-Nya.” (Dzinnun al-Mishry)
  5. “Sedikit makan, sedikit tidur, dan sedikit kesenangan merupakan ciri-ciri orang yang dicintai Allah.” (Abu Bakar bin Abdullah al-Muzani)
  6. “Sesungguhnya apabila badan sakit makak makan dan minum sulit untuk tertelan, istirahat dan tidur juga tidak nyaman. Demikian pula hati apabila telah terbelenggu dengan cinta dunia maka nasihat susah untuk memasukinya.” (Malik bin Dinar)
  7. “Tersenyumlah kepada siapa saja, niscaya Anda akan mendapatkan cinta kasih mereka, haluskan tutur kata Anda, niscaya mereka akan mencintaimu. Dan, rendahkan hati kepada mereka, niscaya mereka akan menghormati Anda.” (Dr. Aidh al-Qarni)
  8. “Tali iman yang kuat adalah cinta karena Allah dan benci karena Allah.” (HR.Tirmidzi)
  9. “Tanda cinta kepada Allah adalah banyak mengingat (menyebut)Nya, karena tidaklah engkau menyukai sesuatu kecuali engkau akan banyak mengingatnya.” (Ar-Rabi’ bin Anas)
  10. “Lakukanlah semua hal dengan cinta dan kasih, maka semua akan berjalan dengan indah. Lakukanlah setiap hal dengan keikhlasan dan kesabaran, niscaya akan berjalan dengan mudah.” (Ust. Yusuf Mansur)
  11. “Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setetes embun yang turun dari langit, bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus, tumbuhlah oleh karena embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong, dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur, disana akan tumbuh kesucian hati, keikhlasan, serta budi pekerti yang tinggi, dan lain-lain perangai yang terpuji.” (Hamka)
  12. “Cinta bukan mengajar kita yang lemah, tetapi mebangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat.” (Hamka)
  13. “Kecintaan kepada Allah melingkupi hati, kecintaan ini membimbing hati, behkan merambah ke segala hal.” (Imam Al-Ghazali)
  14. “Jika Allah mencintainya maka cahaya Allah SWT berpijar dari penglihatannya, pendengarannya, sanubarinya, doa-doa, dan munajatnya.” (Habib Munzir Almusawa)
  15. “Apabila benih-benih cinta itu tumbuh berdasarkan sesuatu yang diburunya, maka cinta itu tidak akan kekal.” (Ibnu Qayyim al-Jauziyah)
  16. “Orang yang mencintaimu karena suatu hal, cintanya akan hilang bersama dengan hilangnya sesuatu itu.” (Ibnu Qayyim al-Jauziyah)
  17. “Cinta itu indah, namun lemahnya manusia membuat diri manusia itu sendiri sulit membedakan antara cinta dan nafsu, dan banyak manusia terjerumus didalamnya.” (Ibnu Qayyim al-Jauziyah)
  18. “Sahabat yang baik adalah sahabat yang berani menunjukkan salahnya engkau. Terima kasihlah kepada orang yang telah berani menunjukkan salahnya engkau. Dan berhati-hatilah kepada orang yang terlalu banyak memuji dirimu.” (Jefri al-Buchori)
  19. “Perkataan sahabat yang jujur lebih besar harganya daripada harta benda yang diwarisi nenk moyang.” (Ali bin Abi Thalib)
  20. “Teman sejati adalah orang yang berpartisipasi dalam usaha Anda dan demi keuntungan Anda, dan siap untuk menderita kerugian.” (Ali bin Abi Thalib)
  21. “Selemah-lemahnya manusia adalah orang yang tak boleh mencari sahabat dan orang yang lebih lemah dari itu ialah orang yang menyia-nyiakan sahabat yang telah dicari.” (Ali bin Abi Thalib)
  22. “Seorang teman tidak bisa dianggap teman sampai ia diuji dalam tig akesempatan: disaat membutuhkan, di belakang Anda, dan setelah kematian Anda.” (Ali bin Abi Thalib)
  23. “Berteman dengan orang bodoh yang tidak mengikuti ajakan hawa nafsunya adalah lebih baik bagi kalian, daripada berteman dengan orang alim, tapi selalu suka terhadap hawa nafsunya.” (Ibnu Athaillah as-Sakandari)
  24. “Manusia yang paling lemah adalah orang yang tidak mampu mencari teman. Namun, yang lebih lemah dari itu adalah orang yang mendapatkan banyak teman tetapi menyia-nyiakannya.” (Ali bin Abi Thalib)
  25. “Kebersamaan dalam suatu masyarakat menghasilkan ketenangan dalam segala kegiatan masyarakat itu, sedangkan saling bermusuhan menyebabkan seluruh kegiatan itu mandeg.” (Bediuzzaman Said Nursi)
Terimakasih telah membaca artikel KATA-KATA MUTIARA CINTA DAN PERSAHABATAN ISLAMI. Jangan lupa share ya

Subscribe to receive free email updates:

1 komentar:

  1. Wah kata bijaknya bagus sekali. Saya termotivasi dengan kata mutiara di atas, terima kasih atas informasinya sobat :) .

    ReplyDelete